Facebook

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 01 September 2012

PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN KOMPUTER


Posting....posting....posting , rasanya sudah lama ga posting hampir tiga minggu setelah libur lebaran. tepatnya tanggal 1 (satu) september kemaren perkuliahan di PASCA STKIP dimulai lagi. Hari pertama kuliah jadwal Dr Hudiyana,melanjutkan materi tentang pengenalan IT. Seperti biasanya akhir dari materi tugas menanti, posting mengenai materi yang disampaikan kebetulan materinya adalah bagaimana cara perawatan dan pemeliharaan komputer. 

  
Komputer seperti halnya mesin-mesin lain perlu perawatan dan pemeliharaa. Langkah merawat komputer merupakan hal yang biasanya kurang mendapat perhatian dari sebagian besar pemilik atau pengguna komputer itu sendiri. Biasanya kita baru "teriak" kalau komputer yang kita pakai mengalami kerusakan. Sebenarnya merawat komputer merupakan tindakan rutin yang sudah seharusnya dilakukan para penguna komputer untuk tetap menjaga performa komputer dalam kondisi terbaik.

Dalam artikel ini saya akan berbagi tips tentang cara merawat komputer secara umum khususnya bagi komputer dengan sistem operasi Windows. 

Cara Merawat Hardware Komputer

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah melakukan tindakan perawatan terhadap komponen hardware komputer. Disini saya biasanya melakukan beberapa perawatan seperti:

1.     Menempatkan Komputer pada tempat dengan aliran sirkulasi udara yang baik. Hal ini sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya overheat hardware komputer.
2.     Membersihkan debu secara rutin yang masuk dan menempel pada komponen hardware dalan casing CPU. Pembersihan dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan kuas dan vacuum cleaner atau lebih baik lagi menggunakan angin dari kompresor sehingga pembersihan debu bisa maksimal. Tindakan ini dilakukan beberapa bilan sekali tergantung kondisi tiap-tiap komputer.
3.     Menggunakan Stabilizer agar aliran listrik yang masuk ke Power Supply senantiasa terjaga kestabilannya. Atau lebih baik lagi kalau menggunakan UPS (Uninteruptable Power Supply) sehingga bisa menjaga komputer dari kehilangan power listrik secara tiba-tiba.

Cara Merawat Software Komputer

Hal kedua yang tidak kalah pentingnya tentu saja adalah merawat software atau system operasi komputer. Ada beberapa tindakan perawatan komputer secara software yang dapat kita lakukan diantaranya adalah sebagai berikut:

1.     Membackup system komputerMembackup system komputer lebih dimaksudkan sebagai tindakan preventif maintenance, agar kita lebih mudah merecovery system ketika terjadi kerusakan. Untuk membackup system ini biasanya saya menggunakan bantuan softwareMacrium Reflec Free Edition, EaseUs ToDo Backup atau cukup dengan menjalankan utility System Restore (Create Restore Point) sebelum dan sesudah menginstall suatu aplikasi.
2.     Menginstall dan Menjalankan Scan Komputer dengan AntivirusInstallah sebuah Antivirus dan lakukan Scan Komputer dengan Antivirus tersebut secara berkala. Disini saya biasanya menggunakan Free Antivirus Avast atau AVG yang terbukti cukup ampuh melindungi computer dari infeksi virus. Selain itu gunakan juga Malware Sanner lainnya seperti Malwarebyte atau Norman Malware Cleaner untuk memastikan komputer terbebas dari virus dan malware lainnya.
3.     Lakukan Update Windows, Update Antivirus dan Software lainnya.Secara otomatis atau manual, lakukanlah update terhadap Windows, Antivirus dan software lainnya seperti Ms Office, Browser, Java dan aplikasi lainnya, sehingga selain menutup celah keamanan kita juga bisa menggunakan fitur terbaru dari berbagai aplikasi tersebut.
4.     Lakukan Optimasi System.Untuk melakukan optimasi System ini kita bisa menggunakan beberapa tools bawaan windows seperti berikut :
o    Disk Clean Up, untuk melakukan pembersihan file-file yang sudah tidak diperlukan.
o    Check Disk, untuk memeriksa dan memperbaiki system file pada hardisk.
o    Disk Defragmenter, untuk melakukan optimasi hardisk dengan cara menyusun ulang file-file yang "berserakan" pada hardisk.
Selain menggunakan tool bawaan Windows, untuk lebih memudahkan perawatan dan optimasi system kita juga bisa menggunakan software-software untuk optimasi windows seperti Advance System Care atau Glarry Utilities
Demikianlah tips singkat cara merawat komputer, yang sebaiknya dilakukan secara berkala tergantung dari kebutuhan masing-masing pengguna Komputer. Jika ada masukan lainnya tentang cara merawat komputer ini, silahkan menambahkan melalui komentar dibawah, semoga bermanfaat.

Jumat, 10 Agustus 2012

Filsafat Ilmu Pendidikan




PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
PROGRAM PASCASARJANA
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN GARUT

UJIAN TENGAH SEMESTER
“FILSAFAT ILMU PENDIDIKAN”


NAMA : ASEP CAHYADIN, S.Pd
NIM   : 11868005

JAWABAN !

1.      Madzhab-madzhab Filsafat Pendidikan
a.      Madzhab Idealisme
Madzhab Idealisme memandang bahwa hakikat manusia adalah jiwa dan rohaninya yang disebut dengan “MIND”. Mind adalah wujud yang mampu menyadari dunianya bahkan sebagai pendorong dan penggerak tingkah laku manusia dan sebagai factor utama penggerak semua aktivitas manusia. Madzhab ini membuat sebuah dalil bahwa badan atau jasmani tanpa jiwa atau roh tidak memiliki apa-apa.
Implikasi dengan bidang pendidikan madzhab ini memandang bahwa pengetahuan yang diajarkan dalam pendidikakan atau disekolah harus bersifat intelektual. Seperti yang diyakinkan oleh penganut paha idealism yaitu Socrates, Plato dan Kant menyatakan bahwa pengetahuan yang terbaik adalah pengetahuan yang dikeluarkan dari dalam diri siswa, bukan sebaliknya yaitu dimasukan atau dijejalkan kedalam diri siswa. Artinya bahwa potensi terbesar dalam penggalian pengetahuan ada pada diri masing-masing individual peserta didik sehingga guru memandang anak sebagai tujuan bukan sebagai alat.
Implikasi Filsafat Pendidikan Idealisme lainnya adalah
1.      Tujuan Pendidikan bahwa pendidikan formal dan informal bertujuan membentuk karakter dan mengembangkan bakat atau kemampuan dasar serta kebaikan social
2.      Kedudukan siswa, bebas untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan dasarnya/bakatnya.
3.      Peranan Guru; bekerja sama dengan alam dalam proses pengembangan manusia terutama bertanggung jawab dalam menciptakan lingkungan pendidikan siswa.ifat
4.      Kurikulum pendidikan liberal/bebas untuk pengembangan kemampuan rasional , dan pendidikan praktis untuk memperoleh pekerjaan.
5.      Metode ; diutamakan metode dialektika tetapi metode yang lainpun dapat dimanfaatkan.
b.      Madzhab Realisme
Madzhab ini memandang bahwa realitas atau kenyataan secara dualitas atau dua perkara bahwa hakikatnya terdiri atas dunia fisik dan dunia rohani. Realisme membagi realitas menjadi dua bagian yaitu subjek yang menyadari dan mengetahui disatu pihak, dan dipihak lainnya adalah adanya realita diluar manusia yang dapat dijadikan sebagai objek pengetahuan manusia. Jadi dua sasaran yang menjadi objek kajian dan pemikiran madzhab realisme adalah manusia itu  sendiri  dan Tuhan sebagai penciptanya.
Implikasi kedalam dunia pendidikan yaitu :
1.      Tujuan Pendidikan adalah penyesuaian hidup dan tanggung jawab social.
2.      Kedudukan siswa; dalam hal pembelajaran mengetahui pengetahuan yang handal dapat dipercaya dalam hal disiplin.
3.      Peranan Guru ; harus menguasai pengetahuan terampil dlam teknik mengajar dan dengan keras menuntut prestasi dari siswa.
4.      Kurikulum yang dikembangkan adalah kurikulum komperhensif mencakup semua pengetahuan yang berguna, berisikan berisikan pengetahuan liberal dan praktis.
5.      Metode Belajar tergantung pada pengalaman baik langsung atau tidak . langsung metode penyampaian harus logis dan psikologis. Metode Conditioning (SR) merupakan metode utama bagi realism sebagai pengantut Behaviorisme.
c.       Madzhab Materliasme
Madzhab ini memandang bahwa hakikat segala sesuatu atau realitas adalah materi, bukan rohani, spiritual atau supernatural. Madzhab ini beranggapan bahwa segala sesuatu terdiri dari bagian-bagian yang tidak dapat dibagi-bagi(yang disebut atom). Atom itu bergerak, sehingga dengan demikian membentuk realitas pada panca indera kita dan madzhab ini memandang segala sesuatu pada perubahan gerak.
Implikasi pada Pendidikan :
1.      Tema ; bahwa manusia yang baik dan effisien dihasilkan dengan proses pendidikan t rkontrol secara ilmiah dan seksama.
2.      Tujuan Pendidikan; terjadinya perubahan tingkah laku, mempersiapkan manusia sesuai dengan kapasitasnya untuk tanggung jawab hidup social dan pribadi yang kompleks.
3.      Kurikulum ; isi pendidikan mencakup pendidikan yang dapat dipercaya(handal) dan diorganisasi , selalu berhubungan dengan sasaran perilaku.
4.      Metode yang diterapkan bahwa semua pelajaran dihasilkan dengn kondisionisasi(SR Conditioning) , Operant Conditioning, reinfocment, pelajaran berprogram dan kompetisi
5.      Kedudukan siswa; tidak ada kebebasan perilaku ditentukan oleh kekuatan luar, pelajaran sudah dirancang, siswa dipersiapkan untuk hidup mereka untuk belajar.
6.      Pernan Gru; memiliki kekuasaan untuk merancang dan mengontrol proses pendidikan , guru dapat mengukur kualitas dan karakter hasil belajar siswa.


d.      Madzhab Pragmatisme
Madzhab ini memandang bahwa manusia dapat mengetahui apa yang manusia alami . madzhab ini dipandang sebagai filsafat Amerika asli. Istilah pragmatisme berasal dari perkataan “Pragma” artinya praktik atau perbuatan maksud dari pengertiannya adalah bahwa makna segala sesuatu tergantung dari hubungannya dengan apa yang dpat dilakukan.
Implikasi pada Pendidikannya ;
1.      Tujuan pendidikan memberikan pengalamanuntuk hal-hal baru dalam hidup social dan pribadi
2.      Kedudukan siswa dipandang sebagai suatu organisme yang memiliki kemampuan yang luar biasa dan kompleks untuk tumbuh
3.      Kurikulum, berisi pengalaman teruji dan dapat diubah, menghilangkan pendidikan yang bersifat liberal dengan pendidikan praktis atau pendidikan jabatan
4.      Metode aktif yaitu Leraning by doing belajar sambil bekerja
5.      Peranan Guru ; mengawasi dan membimbing pengalaman belajar siswa tanpa mengganggu minat dan kebutuhannya
e.       Madzhab Eksistensialisme
Madzhab ini memfokuskan pada pengalaman-pengalaman individu yang menekankan pilihan kreatif, subjektivitas, pengalaman manusia, dan tindakan konkrit dari keberadaan manusia diatas sikap skema rasional untuk hakikat manusia atau realitas.
Implikasi pada Pendidikan ;
1.      Tujuan pendidikan member bekal pengalaman yang luas dan komprehensif pada semua bentuk kehidupan.
2.      Status siswa sebagai mahluk rasional dengan pilihan bebas dan tanggung jawab atas pilihannya
3.      Kurikulum diutamakan kurikulum liberal yang berlandaskan pada kebebasan manusia.
4.      Peranan Guru melindungi kebebasan akademik memungkinkan pada suatu saat guru yang akan menjadi murid.
5.      Metode yang digunakan tidak ada yang baku tetapi intinya harus merujuk pada cara untuk mencapai kebahagiaan dan karakter yang baik.
f.        Madzhab Progresivisme
Madzhab ini memandang bahwa pengetahuan yang benar dimasa kini kemungkinan tidak benar dimasa yang akan dating. Memandang bahwa pengetahuan itu dinamis sesuai dengan perkembangn jaman. Pada madzhab ini berkeyakinan bahwa pendidikan harus berpusat pada anak (child centered)
Implikasi pendidikannya :
1.      Tujuan pendidikannya membekali para siswa dengan strategi-strategi pemecahan masalah yang memungkinkan mereka mengatasi tantangan-tantangan baru dalam kehidupan.
2.      Kedudukan siswa sangat tinggi sebagai pusat proses belajar.
3.      Peranan Guru membimbing siswa dalam kegiatan pemecahan masalah dan kegiatan proyek
4.      Kurikulum disusun sekitar penglaman siswa baik pribadi maupun social.
5.      Metode yang digunakan adalah inkuiri dan problem solving.

2.      Bagaimana masa depan ilmu ?
Ilmu merupakan kumpulan pengetahuan yang disusun secara sistematis dengan menggunakan metode-metode tertentu. Ilmu mempunyai masa depan yang dinamis artinya ilmu akan mengalami perubahan dan mengalami perkembangan bahkan akan tercipta penemuan-penemuan keilmuan yang baru. Sebagaimana kita ketahui bahwa pada jaman dahulu teknologi belum seperti pada saat ini. Perkembangan teknologi tidak dapat terbendung, dulu dan sekarang sangat berbeda, bahwa jaman manual sudah tergantikan dengan jamannya digital dan ini sebagai bukti bahwa ilmu akan selalu berubah. Ilmu dapat dimanfaatkan sebagai sarana atau alat dalam meningkatkan taraf hidup manusia dengan memperhatikan kodrat dan manfaat serta kelestarian dan keseimbangan alam
Peran Filsafat dalam menunjang perkembangan ilmu adalah mengawal perubahan-perubahan yang terjadi dalam keilmuan, memformulasikan makna dan nilai dengan cara yang dapat diterima akal. Menurut Titus (1959) tugas-tugas utama filsafat :
a.       Mendapatkan pandangan yang menyelurh
b.      Menemukan makna dan nilai-nilai dari segala sesuatu
c.       Menganalisis dan memadukan kritik terhadap konsep-konsep.

3.      1. Hubungan antara Pengetahuan dan Keyakinan
Pengetahuan dan keyakinan merupakan suatu sikap yang dimiliki manusia dalam menerjemahkan objk tertentu yang disadarinya dan berada disekitar lingkungannya dan yang pernah dialaminya. Dalam hal keyakinan objek yang disadari sebagai ada tidak perlu harus ada sebagaimana adanya contohnya ; kita berkeyakinan kalau Tuhn itu ada. Sebaliknya dalam hal pengetahuan objek yang disadarinya memang ada sebagaimana adanya.
Pengetahuan harus memiliki objek yang benar-benar nyata dan mengandung sebuah kebenaran. Pengetahuan tidak bisa salah dan keliru karena begitu suatu pengetahuan salah atau keliru maka ia tidak bisa lagi dianggap sebagai pengetahuan. Bagaimana pengetahuan tersebut bisa dianggap kebenarannya disinilah fungsinya keyakinan, ketika objek sudah mengandung kebenaran maka fungsi keyakinan untuk menajamkan sebagai pengetahuan.
      2.  Macam-macam Pengetahuan
a. Pengetahuan Wahyu
            Pengetahuan wahyu hanya diberikan kepada manusia pilihan, kebenarannya adalah mutlak dan abadi. Wahyu tersebut dtang langsung dari Tuhan dan dinamakan dengan Firman Tuhan. Pengetahuan wahyu bersifat eksternal yang artinya tidak melalui pemikiran sendiritetapi dating dari luar manusia
b. Pengetahuan Intuitif
Pengetahuan ini datang dari dalam manusia sendiri, dating secara tiba-tiba dalam kesadarannya. Pengetahuan intuitif adalah salah satu metode untuk memperoleh pengetahuan tidak berdasarkan penalaran rasio, pengalaman dan pengamatan indera, tetapi cukup dengan mengimajinasikan sesuatu, manusia dapat memperoleh kebenaran yang hakiki.
c.Pengetahuan Rasional
Merupakan pengetahuan yang diperoleh dengan latihan/rasio/akal semata tidak disertai observasi terhadap peristiwa-peristiwa factual. Ditunjukan dengan pemikiran abstrak dan penalaran yang menggunakan prinsip-prinsip logika formal dan matematika murni sebagai paradigm u
d.      Pengetahuan Empiris
Pengetahuan empiris didapatkan dari pengalaman-pengalaman yang dialami seseorang yang diperoleh dari bukti pengindraan, penglihatan, pendengaran dan sentuhan-sentuhan indera lainnya sehingga seseorang memiliki konsep.
e.       Pengetahuan Otoritas
Pengtahuan otoritas adalah pengetahuan yang didapatkan berdasarkan dari pakar atau dan kita mengakuinya karena dijamin pengetahuan tersebut datangnya dari ahli dibidangnya.

3.      Hubungan diantara macam pengetahuan tersebut adalah sama-sama sebagai sumber datangya pengetahuan, meskipun proses terciptanya pengetahuan tersebut berbeda-beda tetapi menjadi dasar-dasar bagi manusia untuk dijadikan pegangan dlam memperoleh pengetahuan.
4.      Perbedaan Filsafat Pengetahuan dengan Filsafat Ilmu Pengetahuan.
Obyek material (lapangan) Filsafat Ilmu bersifat universal(umum) yaitu segala sesuatu yang ada (realita) sedangkan obyek material Filsafat Ilmu Pengetahuan bersifat khusus dan empiris. Filsafat pengetahuan dilaksanakan dalam suasana pengetahuan yang menonjolkan daya sepekulasi, kritis dan pengawasan sedangkan Filsafat Ilmu Pengetahuan berdasarkan riset Trial dan eror.
5.      Manfaat mempelajari Filsafat Ilmu Pengetahuan
a.       Berguna untuk memuaskan keingintahuan individu yng sifatnya sederhana.
b.      Membantu individu untuk menemukan prinsip-prinsip yang benar yang sangat bermanfaat mengarakan hidup dan prilakunya.
c.       Dapat membantu memperdalam keyakinan hidup seseorang.

4.      Macam-macam teori kebenaran
1.      Teori Korespondensi
Teori ini menyatakan bahwa kebenaran adalah persesuaian antara fakta dan situasi nyata, jadi antara pernyataan dalam pikiran dengan situasi lingkungan terjadi keseimbangan/persesuaian.
2.      Teori Koherensi
Sebaliknya dari Teori Korespondensi teori ini menyatakan bahwa pendapat pikiran kita dengan pengetahuan yang telah dimiliki merupakan persesuaian yang harmonis.
3.      Teori Pragmatis
Menurut Teori ini kebenaran tidak bisa bersesuaian dengan kenyataan sebab kita hanya bisa mengetahui dari pengalaman kita saja.

5. Penjelasan!
1. Hakikat pengetahuan sains adalah suatu usaha untuk mengorganisasikan dan mensistematiskan “common sense” yaitu suatu pengetahuan yang berasal dari pengalaman dan pengamatan dalam kehidupan sehari-hari yang dilanjutkan dengan suatu pemikiran yang cermat dan teliti dengan menguraikan berbagai metode yang biasa dilakukan dalam penelitian ilmiah.
2. Struktur Sains
a. Sains Kealaman diantaranya Astronomi, Fisika, Ilmu Bum, Ilmu Hayat
b. Sains Sosial yaitu, Sosiologi, Antropologi, Psikologi, Ekonomi.
     3. Objek pengetahuan sains adalah Dunia Fenomenal
     4. Cara memperoleh pengetahuan sains adalah dengan pendekat metode berdasarkan pengalaman dengan cara; observasi, eksperimen, survey, studi kasus dan lain sebaginya.
     5. Ukuran kebenaran sain bersifat relative artinya bahwa kebenaran yang didapatkan bisa diuji kembali oleh pengalaman berikutnya, yang kemungkinan diperbaharui, dan dapat saja ditolak apabila temuan baru yang didapatkan tidak sesuai dengan penemuan lamanya.

Desain Pembelajaran




PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
PROGRAM PASCASARJANA
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN GARUT

UJIAN TENGAH SEMESTER
“DESAIN PEMBELAJARAN”


NAMA : ASEP CAHYADIN, S.Pd
NIM   : 11868005

JAWABAN !

1.      Penjelasan No 1 tentang Instructional Design menurut Seels dan Glasgow(1990) !
Keberhasilan proses pembelajaran terletak bagaimana mendesain proses pembelajaran tersebut, yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik sehingga tujuan dari pembelajaran itu dapat dicapai. Desain pembelajaran dapat dimaknai dari berbagai sudut pandang yang berbeda baik sebagai disiplin ilmu, sebagai ilmu, sebagai suatu system atau sebagai proses. Sebagai suatu system desain pembelajaran merupakan pengembangan pembelajaran dan system pelaksanaannya termasuk sarana serta prosedur untuk meningkatkan mutu belajar. Desain pembelajaran dipandang sebagai proses keseluruhan tentang kebutuhan dan tujuan belajar serta system penyampainnya, termasuk didalamnya pengembangan bahan dan kegiatan pembelajaran dan penilainnya.
Dari pernyataan Seel dan Glasgow yang dapat diartikan bahwa Desain pembelajaran adalah suatu proses pengembangan yang spesifik dan sistematis dalam sebuah pembelajaran dengan menggunakan teori belajar agar lebih terjamin kualitas pembelajarannya. Definisi tersebut mengandung pemahaman bahwa desain pembelajaran adalah proses pengembangan yang spesifik dan sistematis dengan maksud bahwa desain pembelajaran tidak hanya tertuju pada proses pembelajaran dapat berlangsung tetapi bagaimana mengembangan dan menciptakan proses tersebut.
Salah satu pengmbangan yang spesifik dan sistematis tersebut adalah dengan menggunakan media teknologi dalam proses pembelajaran. Media dijadikan alat untuk menunjang pencapaian tujuan pembelajaran dan lebih terjamin kualitasnya. Bergesernya paradigma masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi berimbas pada proses pembelajaran disekolah, yang menuntut sekolah harus menerapkan proses pembelajaran dengan media teknologi dan komunikasi. Pengaruh dampak kemajuan teknologi harus dijawab oleh para perancang dengan mengikutseetakan dan menerapkan teknologi dalam desain pembelajarannya.
Dari maksud yang disampaiakan oleh Sell dan Glasgow bahwa desain pembelajaran proses pengembangan yang spesifik dan sistematis dapat bisa ditarik kesimpulan bahwa desain pembelajaran adalah praktek penyusunan pembelajaran dengan menggunakan media teknologi dan isi untuk membantu agar terwujud transfer pengetahuan secara efektik antara guru dan peserta didiknya, merumuskan tujuan pembelajaran, dan merancang perlakuan berbasis media.

2.      Penjelasan No 2 tentang pertimbangan penyusunan desain pembelajaran; !
Komponen utama desain pembelajaran adalah :
1.      Tujuan pembelajaran (umum dan khusus) adalah penjabaran kompetensi yang aka dikuasai oleh pembelajar.
2.      Pembelajar (pihak yang menjadi focus)
3.      Analisis pembi yang akanelajaran merupakan proses menganalisis topic atau materi yang akan dipelajari.
4.      Strategi pembelajaran dapat dilakukan secara umum dalam kurun waktu satu tahun atau kurun satu kegiatan belajar.
5.      Penilaian belajar tentang pengukuran kemampuan atau kompetensi yang sudah dikuakan atau belum.
Seorang desainer harus mampu memahami dan menjabarkan komponen-komponen-komponen diatas tadi. Untuk memulai melangkah dalam penyusunan desain pembelajaran sorang desainer harus jeli dan teliti menganalisis komponen-komponen tadi. Antara satu dan lainnya mempunyai keterkaitan yang sistematis dan tidak bisa terpisahkan, apabila salah satu komponen diabaikan akan mengakibatkan kurang terarahnya sebuah rancangan dan akhir dari tujuan tidak akan terpenuhi secara optimal.
Perencanaan yang matang akan menghasilkan tujuan yang pastidan terhidar dari keberhasilan yang serba untung-untungan. Bahwa dengan mengetahui detail setiap komponen dan mampu menjabarkannya dalam sebuah rancangan justru akan sebaliknya mampu memprediksi keberhasilan yang akan dicapainya. Perencanaan yang disusun secara sistematis dan matang bisa mengantisipasi terjadinya kegagalan dari keberhasilan.
Kita bisa bayangkan apabila seorang desainer tidak memahami dan bahkan mengabaikan komponen-komponen desain pembelajaran dalam pembuatan perencanaannya. Tidak memahami tujuan apa yang akan dicapai, strategi apa yang akan diterapkan, pembelajar seperti apa yang akan dihadapi, sumber media apa yang akan dipakai dalam proses penyusunan desain pembelajaran akan mengakibatkan proses pembelajaran yang berlangsung tanpa arah bahkan akan kacau dalam pelaksanannya.
Sebaliknya, kita bisa bandingkan dengan seorang desainer yang memahami betul komponen-komponen pembelajaran. Tidak aka nada keraguan lagi pada praktiknya proses pembelajaran akan berlangsung sesuai dengan yang diharapkan. Proses pembelajaran akan dilaksanakan secara optimal yang bisa menciptakan pembelajaran yang kondusif, aktif, kreatif dan menyenangkan yang pada akhirnya tujuan akhir dapat dicapai sesuai harapan.
Inilah makna bahwa seorang desainer tidak boleh mengabaikan salah satu dari keseluruhan komponen-komponen desain pembelajaran. Keterkaitan komponen satu dengan yang lainnya merupakan satu paket yang tidak bisa dipisahkan. Paket ini harus bisa ditelaah dan dijabarkan dalam proses penyusunan desain pembelajaran untuk satu tujuan yaitu berhasil pada akhir proses pembelajaran.

3.      Perbedaan dan persamaan desaiam program pelatihan dengan di sekolah!
Desain pembelajaran yang dibuat untuk sebuah program pelatihan hanya menekankan pada salah satu kompetensi pembelajarnya. Rancangan atau desain pembelajarannya dibuat hanya dalam kurun waktu yang relative singkat dan pendek. Biasanya strategi yang diterapkan bersifat prakt ik dilapangan. Bahan ajar yang disampaikan bersifat khusus yang menekankan sesuai dengan program pelatihan yang diberikan.
Desain pembelajaran disekolah menekankan pada berbagai kompetensi pembelajarnya, baik yang bersifat kognitif, afektif dan psikomotorik. Rancanagan atau desain disekolah dibuat untuk waktu yang lama, sampai satu tahun. Strategi yang digunakan menerpakn metode-metode yang popular yang disesuaikan dengan pembelajar. Bahan ajar yang disampaikan bersifat komplek dan menyeluruh sesuai dengan tingkat klasifikasi pembelajar
Kalau ditarik benang merahnya ada persamaan dari kedua desain tersebut yaitu terletak pada proses pentahapan komponen-komponen desain. Artinya bahwa desain pelatihan dengan disekolah sama-sama melalui analisis komponen desain pembelajaran.
Perbedaan yang terlihat jelas ada pada waktu kegiatan, dimana untuk kegiatan disekolah ,memerluakan waktu yang cukup luas sedangkan untuk program pelatihan hanya memerlukan waktu yang relative singkat.

Minggu, 05 Agustus 2012

FENOMENA


FENOMENA TELEPON GENGGAM ( HAND PHONE)
Oleh : ASEP CAHYADIN
NIM : 11868005
Apakah fenomena itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan fenomena adalah hal-hal yg dapat disaksikan dengan pancaindra dan dapat diterangkan serta dinilai secara ilmiah. Fenomena dapat kita lihat dan kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari apapun dan bagamanapun itu. Salah satu contohnya bahwa masryarakat Indonesia sekarang pada umumnya telah menggunakan Handphone (HP) sebagai alat komunikasi, baik masyarakat perkotaan maupun sampai ke masyarakat pedesaan. Bahkan Hand Phone atau telepon genggam bukanlah alat mewah yang hanya dipakai oleh kalangan orang kaya tetapi kalangan orang yang miskin pun sudah memakainya. Bahkan penulis pernah menjumpai pedagang kaki lima menjajakan dagangannya dengan HP juga pernah melihat para pengemis menggunakan alat ini untuk berkomunikasi entah dengan siapa. Yang jelas bahwa Handphone atau telepon genggam adalah sebuah alat yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat baik kalangan atas maupun kalangan rendah yang menjadi fenomena yang tidak aneh lagi.
Telepon genggam atau lebih dikenal dengan istilah Handphone (HP) dalam definisi situs Wikipedia adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap namun bisa dibwa kemana-mana (portable) dan tidak perlu disambungkan ke jaringan kabel. Saat ini Indonesia termasuk negara dengan pemakaian HP terbesar di dunia. Menurut data mei 2009, Indonesia menempati posisi ke enam negara di dunia yang paling banyak menggunakan HP setelah Cina, India, Amerika Serikat, Rusia, dan Brazil dengan 73,1 % dari jumlah populasi penduduk Indonesia. Atau sekit 191,480,630 juta jiwa.
Data ini jelas menggambarkan bahwa fenomena sosial dari alat komunikasi ini merupakan fenomena yang tidak bisa disepelekan. Karena fungsi nya pun sudah bergeser bukan hanya sebagai alat komunikasi namun juga sebagai gaya hidup (life style). Saya akan mencoba menjelaskan fenomena ini dari aspek sosiologis. Mulai dari awal mula kegunaannya sampai dengan dampak fenomenanya terhadap perekonomian masyarakat Indonesia.
Handphone (HP) merupakan alat elektronik yang terbilang unik karena bisa dimiliki oleh semua golongan. Kaya, miskin, tua, muda. Semuanya menggunakan alat komunikasi ini. Dan alat elektronik ini ternyata mempunyai perkembangan sejarah yang cukup panjang. Diawali dengan HP generasi pertama, kedua, ketiga, dan keempat yaitu yang sekarang paling canggih dan modern semisal HP 4G yang dilengkapi wireless broadband (WiBro),CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dll. Perkembangan handphone mulai masuk indonesia sekita tahun 1998, pada tahun tersebut handphone hanya digunakan untuk menelepon saja dan harganya pun sangat tinggi sekali sekitar 10 jt rupiah. Vendor-vendor yang pertama kali mengeluarkan handphone semisal siemens, ericsson, dan nokia. Pada masa tersebut pula lah kartu perdana yang dipergunakan harganya sangat mahal sekitar 500 ribu rupiah dan masih memiliki sistem roaming yang mengharuskan kita memiliki pulsa walaupun hanya menerima panggilan saja.
Lalu apa sebabnya menjamurnya pengguna HP di Indonesia? Tak lain dan tak bukan disebabkan oleh industrialisasi HP oleh korporasi multinasional seperti Ericsson, Siemens, Nokia, dan lain-lain.
Pemasaran besar-besaran membuat harga HP semakin murah dan mudah untuk dimiliki. Di lain pihak juga menjamurnya bisnis operator generasi awal seperti Telkomsel, Pro XL, dan lain-lain. Lalu disusul bisnis operator generasi akhir seperti Indosat, Three, Axis, Smart, dll. Yang menambah persaingan di dunia operator telephone seluler yang pastinya membuat berbagai aplikasi dan persaingan harga yang tentunya membuat harga semakin murah dan terjangkau.Kondisi ini semakin diperparah dengan disetujuinya ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA). Maka HP buatan China pun semakin meramaikan industri ponsel di Indonesia. Dengan model dan fitur yang menawan dan harga yang terjangkau maka HP China ini semakin digandrungi.  Belum lagi jika kita melihat fenomena ponsel Blackberry. Maka kita semakin bisa menyimpulkan bahwa HP pada saat in bukan lagi sebagai kebutuhan, melainkan menjadi gaya hidup.
Hanphone (HP) pun mempunyai dampak di bidang Ekonomi yang tidak sedikit. Counter HP, pulsa, dan servis HP pun menjadi lapangan pekerjaan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM). Ada banyak tenaga kerja yang hanya memiliki skil yang pas-pas an bisa terjun di usaha ini. Tanpa ada skil yang memadai, mereka menjadi pramuniaga di counter atau toko HP yang kini menjamur di setiap kota. Dari mulai yang hanya menjadi penjaga, kasir, sampai teknisi. Maka jelas, fenomena menjamurnya HP ini membuat dampak positif pula di bidang ekonomi. Khususnya Usaha Kecil Menengah.
Namun fenomena HP ini mempunyai dampak negatif mengenai masalah gaya hidup, terutama di kalangan remaja bahkan anak-anak. Di zaman globalisasi ini, ternyata anak kecil tidak bisa terhindarkan dari efek fenomena HP ini. Buktinya anak-anak TK pun sudah ‘melek’ HP terutama merek Blackberry. Ini terjadi umumnya di kota-kota besar. Walaupun tidak tertutup kemungkinan bahwa anak-anak seumuran TK di desa pun sudah terkean efek dan imbas dari globalisasi. Jelas, ini bukan merupakan kabar gembira. Karena pada umur se-dini itu seharusnya para orang tua mengoptimalkan kemampuan panca indera dan kemampuan non-teknologi. Agar ketika dewasa tidak terlalu bergantung pada teknologi.
Belum jika kita melihat fenomena HP yang terjadi pada gaya hidup remaja kita. Blackberry terasa seperti barang wajib jika ingin diakui trendi dan gaul. Bukan tentang fungsi dan kegunaannya, namun lebih gengsi dan gaya saja. Sudah barang tentu, remaja tipe seperti ini adalah remaja yang bukan diperlukan untuk menjadi generasi penerus bangsa ini. Menurut saya, boleh pakai Blackberry asal alasannya karena memang butuh untuk menggunakan fungsinya. Bukan karena gengsi dan gaya. Jika karena alasan seperti itu mereka mengkonsumsi HP mewah, maka saya khawatir bahwa timbul pengikutan besar-besaran oleh para masyarakat lapisan bawah. Mereka menyaksikan HP mewah itu di sinetron atau TV misalnya, tapi karena kesenjangan yang begitu jauh memisahkan antara lapisan atas dan bawah, mereka pun melakukan apa yang seharusnya tidak dilakukan. Seperti misalnya, banyak yang mau menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) dari kalangan remaja disebabkan keinginan mereka hidup dengan barang-barang mewah.
Dari sisi lingkungan sudah jelas, bahwa industrialisasi secara massive akan memberi pencemaran lingkungan. Negara-negara industri seperti Amerika Serikat, terbukti berperan besar dalam pencemaran lingkungan yang menyebabkan global warming. Perusahaan elektronik, termasuk HP, juga bertanggung jawab atas pencemaran lingkungan ini. Dan sampai saat ini belum ada perusahaan elektronik, termasuk HP, membuat dan memasarkan produknya secara luas. Maka, sudah selayaknya lah kita semakin bijak dalam menyikapi fenomena HP ini. menjadikan HP sebagai gengsi dan gaya bukanlah merupakan sifat yang bijak. Gunakanlah dengan bijaksana apa yang menjadi tanggung jawab kita. Semoga dengan tulisan ini bisa memberi manfaat bagi kita semua.
Sumber : di sadur dari berbagai sumber di Internet